15 Game Burik 8 Bit Sakit Mata, Nggak Seburuk Itu Kok!

Bagi kamu pecinta game retro, pasti sudah tidak asing dengan game-game 8 bit yang sedang naik daun di era 80-an dan 90-an. Walaupun grafisnya sederhana dan burik, game-game itu sukses membuat kita kecanduan. Bahkan, sekarang pun ada lho beberapa game yang masih mempertahankan grafis 8 bit sebagai ciri khas mereka.

Namun di balik sensasi serunya bermain game 8 bit, ada efek samping yang kurang menyenangkan, yaitu mata jadi cepat lelah dan sakit karena grafisnya yang burik. Maklum, dengan teknologi terbatas saat itu, para pengembang video game berusaha membuat game yang seru di konsol dan komputer dengan spesifikasi rendah.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya mengenang kembali game-game burik 8 bit sakit mata yang bisa kamu coba. Simak daftar 15 game burik 8 bit sakit mata berikut yang wajib dimainkan bagi kamu penggemar game retro atau yang matanya kebal dengan grafik burik!

1. Pac-Man

Game burik 8 bit sakit mata yang pertama adalah Pac-Man. Siapa yang tidak kenal dengan ikon game arkade ini? Pac-Man sukses menjadi game fenomenal di tahun 80-an berkat konsepnya yang unik dan menarik. Kita berperan sebagai bola kuning bernama Pac-Man yang harus memakan titik-titik di dalam arena sambil menghindari hantu berwarna yang mengejar.

Walaupun tampilannya sederhana dengan grafis 2D, mata tetap cepat lelah karena harus fokus ke arena permainan yang hitam putih selama berjam-jam. Apalagi saat sudah masuk level tinggi dengan kecepatan tinggi, bikin pusing tujuh keliling karena memang grafisnya yang begitu burik.

Baca Juga: 40 Game Offline Seru Untuk Remaja Terbaik, Tidak Butuh Koneksi Internet!

2. Mario Bros

Siapa sih yang tidak tahu dengan seri game Mario Bros, salah satu game buatan Nintendo yang fenomenal hingga saat ini. Permainan platform 2D ini menjadi ikon masa kecil hampir semua gamers, apalagi dengan grafis 8 bit-nya yang khas.

Sebagai salah satu game platform side scrolling pertama, Mario Bros memang terkenal membuat mata cepat capek dan sakit karena harus ekstra fokus memperhatikan medan. Apalagi saat harus melompati rintangan dan musuh yang muncul tiba-tiba, bikin jantung dag dig dug saja.

Sensasi panik saat nyaris terjatuh ke jurang atau tertimpa batu besar sungguh menegangkan. Sayangnya itu harus dibayar mahal dengan mata perih karena terlalu fokus pada layar dalam waktu lama.

Baca Juga: 20 Game Nomor 1 di Indonesia Terbaik dan Populer 2024

3. Contra

Masih satu developer dengan Mario Bros, Contra juga termasuk game burik 8 bit yang bisa bikin sakit mata kalau dimainkan terlalu lama. Soalnya game side scrolling shooter ini punya tempo permainan yang sangat cepat dengan aksi menembaki musuh yang terus menerjang.

Ditambah setting grafis 8 bit-nya yang penuh warna kontras, bikin mata kita jadi cepat lelah mengikuti gerakan karakter di layar. Apalagi level-level lanjutan di Contra memang diciptakan sangat extreme, bikin darah tinggi rasanya!

Belum juga musuh dan peluru yang datang silih berganti. Fuh, benar-benar menguras air mata tapi bukan karena sedih ya tapi karena grafisnya, untuk menamatkan game ini.

Baca Juga: 15 Game Naruto PPSSPP Paling Keren dan Seru Untuk Dimainkan

4. Harvest Moon

Siapa sangka berkebun dan beternak di dunia pixel bisa seasyik ini? Itulah yang ditawarkan game simulasi Harvest Moon yang fenomenal di era 90-an dulu. Konsepnya yang santai namun adiktif sukses membius banyak gamers kala itu, terutama yang suka mengoleksi dan mengembangbiakkan hewan ternak. Apalagi ada banyak gadis desa manis yang bisa didekati dan dinikahi oleh sang karakter utama sang pria tampan kita.

Sayangnya untuk standar sekarang, tampilan 2D Harvest Moon terlihat sangat burik dan membosankan, bak game jadul ketinggalan zaman. Apalagi sistem tanam-panennya yang diulang ribuan kali, bisa bikin mata lelah tak karuan.

Dunia pixel desanya seolah tanpa batas namun sebenarnya terbatas dan selalu mengulang hal yang sama tiap harinya. Dari ladang labu dan terong, peternakan sapi domba ayam, kolam ikan mas koki, sampai gadis pujaan hati berseragam sederhana. Tapi walaupun masuk sebagai game burik 8 bit Harvest Moon, sensasi nostalgianya tetap juara lho.

Baca Juga: 50 Game PS4 Terbaik Sepanjang Masa yang Wajib Dimainkan

5. Final Fantasy

Sebagai salah satu game RPG terbaik sepanjang masa, Final Fantasy banyak menghabiskan masa kecil para gamers di era 90-an. Game buatan Square Enix ini terkenal kaya cerita dan punya durasi panjang.

Sayangnya, untuk ukuran game terkenal, grafis Final Fantasy di platform 8 bit cenderung burik dan membosankan, terutama yang sudah rilis di zaman dulu ya, kalau sekarang sudah bagus grafisnya. Bikin sakit mata kalau dipaksa harus menatap ponsel atau komputer berjam-jam di depan layar.

Cerita bagus sih, tapi harus ikhlas kalo soal grafis kotak-kotak yang minim detail, ya itulah ciri khas Final Fantasy era dulu. Apalagi tidak ada CGI sama sekali, yang ada malah pertempuran giliran melawan musuh yang membosankan.

Baca Juga:15 Game Bola PS2 Terbaik yang Harus Kamu Coba, Buat Main Bareng!

6. Adventure Island

Bagi kamu pecinta game platformer 8 bit, pasti sudah tidak asing dengan Adventure Island. Game petualangan ini konon terinspirasi dari karakter Master Higgins di Flying Dragon karya manga legendaris Osamu Tezuka.

Sayangnya, dengan segala keterbatasan teknologi saat itu, Adventure Island justru jadi salah satu game 8 bit burik petualangan yang grafisnya masih sangat sederhana. Background-nya merupakan gambar diam yang di-gulirkan saja.

Bikin mata cepat bosan dan lelah harus menjelajah pulau demi pulau yang isinya musuh-musuh aneh dengan senjata seadanya. Benar-benar uji kesabaran dan bakalan cepat bosan kalau main game yang repetitif seperti ini.

Baca Juga:25 Game PS3 Multiplayer Terbaik, Seru dan Cocok Buat Mabar!

7. Tetris

Siapa sangka permainan sederhana menyusun balok geometri bisa jadi sangat adiktif? Itulah yang ditawarkan Tetris, salah satu game burik 8 bit bikin sakit mata bertemakan puzzle paling ikonik yang fenomenal hingga kini.

Sayangnya keunikan konsep Tetris tidak diimbangi dengan kualitas grafisnya yang burik. Apalagi main berturut-turut berjam-jam, mata bisa cepat perih karena harus terus fokus ke arena permainan yang minim detail. Selain itu gameplay juga hanya itu-itu saja, cenderung repetitif, tapi kalau cuman buat santai malah bisa bikin kecanduan lho.

Belum lagi efek hipnotis dari barisan balok piksel berjatuhan itu membuat mata semakin melelah dan berkunang-kunang kalau tetap memaksakan diri bermain.

Baca Juga: 15 Game Horror Multiplayer PC Terbaik, Seram dan Sadis!

8. Bomberman

Siapa yang tidak kenal dengan Bomberman? Karakter lucu pelempar bom ini sudah jadi ikon game keluarga sejak muncul di konsol 8 bit seperti NES dan Sega Master System.

Sayangnya kesenangan berburu rival di arena bom sambil menghindari ledakan-ledakan menegangkan itu terkadang harus dibayar mahal. Mata bisa cepat lelah karena harus terus fokus menghindari jebakan di arena yang diliputi asap ledakan bom.

Apalagi kalau pemain lain sengaja memasang perangkap bom yang menyebalkan, bisa emosi juga. Makin bikin mata melek lebar dan was-was terus siaga satu, hingga tegang juga rasanya.

Baca Juga:15 Game Perang PS2 Terbaik Sepanjang Masa, Kamu Harus Cobain!

9. Road Fighter

Bagi kamu pecinta balapan arcade retro, pasti sudah tidak asing lagi dengan game berjudul Road Fighter. Meski grafis pixel 8 bit-nya tergolong burik, gameplay balapan jarak jauhnya di jalanan Amerika ini cukup menegangkan.

Sayangnya sensasi kebut-kebutannya harus dibayar mahal dengan mata yang cepat lelah karena harus fokus menghindari mobil rival dan batasan jalan. Pemandangan di pinggiran yang itu-itu saja rasanya malah jadi terkesan membosankan.

Mata terasa berkunang-kunang rasanya kalau terus menerus lihat animasi mobil di jalanan dengan lawan atau musuh berganti tanpa henti. Tantangannya memang memacu adrenalin, tapi cukup menguras energi penglihatan juga lama-lama. Ya, pantas masuk sebagai salah satu game burik 8 bit yang bisa bikin sakit mata, tapi sebaiknya coba dulu barangkali suka.

Baca Juga: 20 Game PS2 Petualangan Terbaik yang Wajib Kamu Mainkan

10. Stardew Valley

Mirip konsepnya dengan Harvest Moon, Stardew Valley bisa dibilang versi lebih modern dari simulasi bertani dan beternak di desa terpencil dan damai ini. Makanya grafis piksel 2D-nya terlihat jauh lebih halus dan estetik.

Cerita awalnya tentang sang tokoh utama yang muak dengan rutinitas perkotaan yang membosankan lalu memutuskan hijrah ke desa kakeknya yang telah meninggal dunia. Disinilah petualangan barunya dimulai mengembangkan lahan pertanian dan peternakan warisan tersebut.

Meski begitu, untuk standar gamer modern, tampilannya tetap saja terkesan kuno dan membosankan. Apalagi harus mengulang aktivitas beternak, menanam, sampai menambang setiap harinya. Lama-lama mata ikutan jenuh juga kalau terus dipaksakan main.

Baca Juga: 15 Game PS2 Grafik Terbaik yang Wajib Dicoba!

11. The Legend of Zelda

Siapa yang tidak kenal Link sang petualang kecil berambut pirang ini? The Legend of Zelda yang dirilis NES sejak 1986 silam tetap jadi salah satu game terbaik sepanjang masa. Sayang grafis piksel 8-bit-nya burik bin ajaib, bikin sakit mata.

Tapi, ada kelebihannya juga lho yang bisa kamu dapatkan kalau bermain seri game Zelda ini terutama yang era dulu. Walaupun terkesan burik, tapi petualangan di dunia Zelda ini cukup seru untuk diikuti dan kamu juga akan merasakan sendiri kalau mencoba gamenya.

Nah, memang dalam segi grafis terutama yang seri dulu masih burik dan tidak terlalu bagus, kalau soal grafis tentu menang yang seri sekarang ini. Bikin mata cepat capek karena harus mondar-mandir menjelajahi peta mencari petunjuk dan harta karun. Apalagi kalau tersesat di dalam gua atau hutan lebat, makin kelilipan deh rasanya.

12. Prince of Persia

Sebagai pelopor game platformer petualangan, Prince of Persia cukup sukses menciptakan konsep ‘rewind’ dan animasi karakter halus di platform 8-bit saat itu. Sayangnya segala kelebihannya itu harus dibayar dengan tampilan 2D sederhana bikin mata juling.

Kalau bermain game ini memang grafisnya tidak terlalu bagus seperti game yang rilis sekarang ini. Sebenarnya maklum karena termasuk game jadul yang sudah ada sejak zaman PS2, tapi masih bisa dinikmati lah.

Peta istananya yang luas dan kosong dengan beberapa platform, musuh skema, jebakan sederhana rasanya bisa buat bosan. Makin lama memainkannya, mata terasa berat dan lelah karena grafis monoton dengan sedikit detail menarik.

13. Minecraft

Siapa sangka berpetualang di dunia burik penuh pixel ini bisa sesukses sekarang? Minecraft boleh jadi salah satu game open world paling laris sepanjang masa berkat konsep sandbox bebasnya yang tiada duanya.

Pemain bebas menciptakan apa saja sesuai imajinasi di dunia pixel kotak-kotak yang tak berbatas ini, mulai dari merakit senjata, armor, furnitur, sampai membangun istana megah atau portal mistis. Sayangnya segala keunikan Minecraft harus dibayar mahal dengan grafis kasar pixelated-nya yang sebenarnya sudah menjadi ciri khas game ini.

Sebagian besar tidak terlalu mempermasalahkan grafisnya, tapi mungkin bagi beberapa orang grafisnya dirasa burik atau kurang bagus. Apalagi kalau harus melawan monster-monster seram di malam hari, mata bisa melotot terus waspada takut disergap creeper atau monster tengkorak.

14. Road Rash

Nah, game burik 8 bit sakit mata berikutnya adalah Road Rash, seri game balapan motor dari pengembang video game EA yang sudah rilis sejak 1991 sampai 2009. Mungkin anak 90-an atau 2000-an mengenal game ini karena termasuk populer.

Balapan motor jalanan penuh hantaman berbahaya ini memang cukup populer pada eranya. Mungkin karena konsep tawuran premannya yang mencengangkan dan menegangkan ala film aksi Hollywood.

Sayang tampilannya di platform 8 bit terkesan burik dengan motor-motor kotak meluncur mulus di jalanan poligon minim tekstur. Musik rock grunge khas era 90-an makin bikin riuh rendah.

15. Free Fire

Terakhir, siapa sangka jika Free Fire bakalan masuk sebagai salah satu game burik 8 bit yang bikin sakit mata. Sebutan tadi bukan tanpa sebab lho, Free Fire yang termasuk game modern kekinian malahmemiliki grafis yang bisa dikatakan belum bagus jika dibandingkan game battle royale lain seperti PUBG atau Fortnite.

Kualitas grafis Free Fire yang dianggap kebanyakan gamers terlalu burik dan ketinggalan zaman membuat banyak orang menganggap game ini burik. Makanya banyak yang merasa cepat bosan memainkannya, terutama mereka para pemuja grafis game.

Game ini juga dikenal karena tidak ada pintu dan sering menjadi bahan ejekan di internet, pemainnya pun kebanyakan bocil dan sering kali ditemukan pemain suka ngetroll atau berkata kasar. Dengan segala kekurangannya, jangan lupa juga bahwa game ini populer di Indonesia dan punya basis pemain banyak bahkan hingga ratusan juta pemain dari seluruh dunia.

Penutup

Itulah tadi pembahasan tentang 15 game 8 bit burik bikin sakit mata dan juga sekaligus bisa bikin nostalgia yang direkomendasikan dalam daftar dan pembahasan di atas untuk kamu mainkan.

Walaupun sederhana dan kadang bikin sakit mata, tidak ada salahnya mengenang kembali sensasi bermain game jadul kesukaan masa kecil dulu. Semoga artikel ini bisa mengobati kerinduan kamu pada nostalgia masa lalu. Jangan lupa istirahatkan mata agar tetap sehat dan bisa terus menikmati permainan kesukaan ya!

Tinggalkan komentar