Punya game Steam berukuran 80-100 GB lalu harus reinstall Windows tentu bikin malas kalau harus download dari awal. Kabar baiknya, file instalasi game bisa dicadangkan ke drive lain. Namun, backup game dan backup save berbeda, jadi keduanya perlu diperhatikan.
Bagaimana cara backup game Steam?
Cara paling sederhana untuk backup game Steam adalah menyalin folder instalasi game ke HDD, SSD, atau drive eksternal lain. Lokasinya bisa ditemukan langsung dari Steam melalui menu Manage > Browse local files.
Cara ini cocok kalau tujuanmu adalah menyimpan salinan game sebelum reinstall Windows atau mengosongkan SSD.
Langkahnya:
- Buka Steam.
- Masuk ke Library.
- Cari game yang ingin dicadangkan.
- Klik kanan game tersebut.
- Pilih Manage.
- Klik Browse local files.
- Folder instalasi game akan terbuka.
- Tutup game jika masih berjalan.
- Salin folder tersebut ke drive lain.
- Tunggu sampai seluruh file selesai disalin.
Misalnya game terpasang di:
D:\SteamLibrary\steamapps\common\NamaGame
Kamu bisa menyalin folder NamaGame ke HDD eksternal sebagai cadangan.
Jangan langsung menghapus file asli setelah proses copy selesai. Pastikan ukuran folder backup masuk akal dan beberapa file di dalamnya memang dapat dibuka sebelum menghapus instalasi lama.
Di mana lokasi game Steam di PC?
Kalau menggunakan lokasi instalasi Steam yang umum, game biasanya berada di dalam folder:
Steam\steamapps\common
Contohnya:
C:\Program Files (x86)\Steam\steamapps\common
Tetapi lokasi tersebut bukan aturan mutlak.
Banyak pengguna memasang game di drive D:, E:, atau SSD khusus game. Karena itu, daripada mencarinya secara manual, cara yang lebih aman adalah membuka:
Steam โ Library โ klik kanan game โ Manage โ Browse local files
Steam akan langsung membuka folder instalasi game yang sedang digunakan.
Ini juga berguna kalau kamu memiliki beberapa Steam Library di komputer yang sama. Jangan sampai sudah mencari folder di C:, padahal game sebenarnya tersimpan di D:.
Baca artikel ini juga yuk: 25 Game PC Ringan RAM 1GB yang Bisa Dimainkan di PC Kentang
Apakah cukup copy-paste folder game Steam?
Untuk membuat salinan file game, bisa. Untuk memindahkannya ke instalasi Steam baru, belum tentu cukup.
Ini perbedaan yang sering membingungkan.
Folder di:
steamapps\common
berisi file utama game. Namun Steam juga memiliki data instalasi dan manifest di folder steamapps.
Jadi, kalau tujuanmu hanya membuat arsip cadangan, menyalin folder game sudah cukup sebagai langkah awal.
Tetapi kalau tujuan akhirnya adalah mengembalikan game ke Steam setelah reinstall Windows, prosesnya sedikit berbeda. Steam perlu mengenali bahwa file tersebut merupakan instalasi dari game yang sesuai.
Karena itu, jangan berpikir bahwa backup game Steam sama seperti membackup sebuah file ZIP lalu tinggal klik dua kali untuk mengembalikannya.
Bagaimana cara memindahkan game Steam ke SSD atau HDD tanpa download ulang?
Kalau sebenarnya kamu tidak membutuhkan backup dan hanya ingin memindahkan game dari satu drive ke drive lain, lebih baik gunakan fitur penyimpanan Steam.
Buka:
Steam โ Settings โ Storage
Di sana kamu dapat melihat Steam Library yang tersedia dan mengelola lokasi instalasi game.
Misalnya SSD C: mulai penuh karena game berukuran besar. Daripada menghapus game tersebut dan mengunduhnya lagi nanti, pindahkan instalasinya ke Steam Library di SSD D: atau HDD.
Secara sederhana:
SSD C: โ SSD D:
Game tetap terpasang โ lokasi penyimpanan berubah
Ini berbeda dengan backup.
Backup berarti kamu memiliki salinan cadangan. Pemindahan berarti kamu hanya mengubah tempat game utama disimpan.
Kalau datanya sangat penting, jangan menganggap proses pemindahan sebagai backup. Ketika SSD tempat game berada rusak, kamu tetap tidak punya salinan kedua.
Baca artikel ini juga ya: 15 Game Zombie Jaman Dulu PC yang Seru Banget Dimainkan!
Bagaimana cara backup game Steam sebelum reinstall Windows?
Ini skenario yang paling masuk akal untuk membuat backup.
Misalnya Windows mulai bermasalah dan kamu berencana melakukan instalasi ulang. Kalau game berada di drive C: dan drive tersebut akan diformat, file game juga akan ikut hilang.
Solusinya adalah memindahkan atau menyalin data game ke drive yang tidak ikut diformat.
Contohnya:
Sebelum reinstall
- C: Windows + Steam
- D: Game
- E: HDD eksternal
Backup
- Salin game penting dari D: ke E:
Setelah Windows selesai diinstal ulang, kamu dapat memasang Steam kembali dan mengarahkan Steam ke Library yang berisi file game tersebut.
Kalau seluruh komputer hanya memiliki satu drive, situasinya berbeda. Backup ke folder lain di drive yang sama bukan perlindungan yang memadai jika drive tersebut nantinya diformat.
Dalam kondisi seperti itu, gunakan HDD eksternal, SSD eksternal, atau drive lain sebagai tempat cadangan.
Apakah backup game Steam menyimpan save game?
Tidak otomatis.
Ini bagian yang paling penting sebelum kamu melakukan reinstall Windows.
File instalasi game dan save game adalah dua hal berbeda.
Folder game bisa saja berukuran 100 GB, tetapi save game kamu mungkin hanya beberapa megabyte dan berada di folder lain.
Lokasi save bergantung pada game. Ada yang menyimpannya di folder pengguna Windows, ada yang berada di folder instalasi, dan ada pula yang menggunakan Steam Cloud.
Jadi, jangan melakukan ini:
Copy folder game โ hapus Windows โ menganggap semua progres aman.
Untuk game yang progresnya penting, periksa save secara terpisah.
Apakah Steam Cloud bisa menjadi backup save game?
Steam Cloud dapat membantu menyinkronkan data game yang mendukung fitur tersebut.
Namun, Steam Cloud bukan alasan untuk mengabaikan backup lokal.
Dukungan cloud berbeda-beda pada setiap game, begitu pula data apa saja yang disinkronkan. Jangan menganggap semua file konfigurasi, mod, screenshot, atau data tambahan otomatis masuk ke cloud.
Kalau kamu sudah menghabiskan puluhan jam dalam game single-player, langkah yang masuk akal adalah membuat backup lokal save tersebut meskipun Steam Cloud tersedia.
Dengan begitu, kamu memiliki dua lapisan:
Steam Cloud โ sinkronisasi data yang didukung
Backup lokal โ salinan yang kamu simpan sendiri
Untuk data yang benar-benar tidak ingin hilang, redundansi seperti ini lebih aman daripada hanya mengandalkan satu tempat.
Baca artikel ini: 20 Game Strategi Offline PC yang Seru Dimainkan Tanpa Internet
Bagaimana cara menemukan save game sebelum backup?
Tidak ada satu lokasi universal untuk semua game Steam.
Beberapa save dapat ditemukan di folder seperti:
Documents\My Games
atau:
AppData\Local
Ada juga game yang menyimpan data di:
AppData\Roaming
Sementara game tertentu menggunakan folder instalasi atau sistem penyimpanan sendiri.
Karena itu, jangan asal mencari folder bernama save.
Cara yang lebih aman adalah mencari informasi berdasarkan nama game tertentu, kemudian mencadangkan folder save yang memang digunakan game tersebut.
Ini juga salah satu alasan mengapa artikel “cara backup game Steam” tidak seharusnya hanya membahas folder steamapps\common. Kalau yang diamankan cuma file instalasi, progres permainan bisa tetap hilang.
Bagaimana cara mengembalikan game Steam dari backup?
Setelah reinstall Windows, instal Steam dan login menggunakan akun yang sama.
Kemudian pastikan Steam memiliki Library di drive tempat backup game akan ditempatkan.
Misalnya kamu memiliki:
E:\SteamLibrary
dan backup game berada di:
E:\SteamLibrary\steamapps\common\NamaGame
Setelah Steam mengenali Library tersebut, buka halaman game di Library.
Jika Steam meminta instalasi, pilih Library yang sudah berisi file game.
Steam kemudian dapat memeriksa file yang tersedia daripada selalu mengunduh seluruh game dari awal.
Namun, jangan menganggap proses ini pasti identik pada setiap game.
Kalau Steam tetap mengunduh sebagian data, hal tersebut bisa terjadi karena ada file yang tidak sesuai, versi game berubah, atau Steam tidak mengenali struktur instalasinya seperti yang diharapkan.
Jadi, “backup agar tidak download ulang” lebih tepat dipahami sebagai cara mengurangi atau menghindari download ulang, bukan jaminan mutlak bahwa ukuran download akan selalu 0 GB.
Coba baca artikel ini juga ya: 28 Game Perang Strategi PC Terbaik, dari RTS hingga Perang Skala Besar
Kenapa Steam masih download game setelah folder backup disalin?
Ada beberapa kemungkinan.
Folder game berada di lokasi yang salah
Steam harus diarahkan ke Library yang benar.
Misalnya file berada di:
D:\BackupGame\NamaGame
tetapi Steam Library yang digunakan adalah:
D:\SteamLibrary
Menaruh folder secara sembarangan tidak otomatis membuat Steam mengenalinya.
File instalasi tidak lengkap
Kalau proses backup sebelumnya terhenti, beberapa file mungkin tidak ikut tersalin.
Hal ini bisa terjadi terutama ketika menyalin ratusan GB sekaligus ke HDD eksternal.
Versi game sudah berbeda
Game yang kamu backup beberapa bulan lalu mungkin sudah mendapatkan update.
Steam dapat mengunduh file yang memang berubah atau belum tersedia pada backup lama.
Data Steam tidak sesuai
Folder game bukan satu-satunya informasi yang digunakan Steam untuk mengetahui status instalasi. Struktur Library dan file pendukungnya juga berpengaruh.
Karena itu, jangan panik kalau Steam mengunduh beberapa GB setelah restore. Yang perlu diperhatikan adalah berapa banyak data yang benar-benar harus diunduh, bukan sekadar apakah Steam menampilkan proses download.
Apakah game Steam bisa dibackup ke HDD eksternal?
Bisa, dan HDD eksternal cukup praktis untuk keperluan ini.
Misalnya kamu memiliki lima game dengan ukuran:
- Game A: 80 GB
- Game B: 65 GB
- Game C: 110 GB
- Game D: 45 GB
- Game E: 90 GB
Totalnya sudah 390 GB.
Daripada menghapus semuanya dan nanti menghabiskan waktu mengunduh ulang, kamu dapat menyimpan game yang jarang dimainkan di HDD eksternal.
Tapi ada satu hal yang perlu diperhatikan: HDD eksternal juga bukan tempat yang kebal terhadap kerusakan.
Kalau backup tersebut sangat penting, jangan hanya menyimpan satu-satunya salinan di satu HDD. Untuk koleksi game yang mudah diunduh ulang, risiko tersebut mungkin tidak terlalu berarti. Untuk save game yang tidak bisa digantikan, pertimbangkan membuat salinan tambahan.
Artikel ini mungkin berguna bagimu: 20 Game Balap Mobil PC Gratis Terbaik yang Seru Buat Dimainkan!
Bagaimana cara backup game Steam yang menggunakan mod?
Game dengan mod membutuhkan perhatian lebih.
Folder instalasi utama memang bisa disalin, tetapi mod tidak selalu sesederhana itu. Beberapa game menggunakan mod manager, folder konfigurasi khusus, atau file tambahan yang berada di luar folder utama game.
Kalau kamu menggunakan mod, setidaknya periksa:
- folder instalasi game;
- folder mod;
- mod manager;
- konfigurasi mod;
- save game;
- file konfigurasi penting.
Contohnya, kamu mungkin memiliki game yang secara normal hanya berukuran 70 GB, tetapi sudah ditambah banyak mod. Kalau hanya membackup folder game tanpa memahami bagaimana mod tersebut dipasang, kamu mungkin tetap harus melakukan konfigurasi ulang setelah reinstall.
Untuk game tanpa mod, prosesnya biasanya jauh lebih sederhana.
Berapa besar kapasitas yang dibutuhkan untuk backup game Steam?
Tergantung ukuran game yang ingin dicadangkan.
Kalau folder game menggunakan 75 GB, siapkan setidaknya sekitar 75 GB ruang kosong untuk satu salinan. Dalam praktiknya, lebih baik menyediakan ruang tambahan agar proses pemindahan tidak terlalu mepet.
Kalau kamu ingin membackup beberapa game sekaligus, jumlahkan ukuran seluruh folder.
Misalnya:
100 GB + 80 GB + 60 GB = 240 GB
Maka drive backup harus mempunyai kapasitas yang cukup untuk menampung sekitar 240 GB data tersebut, ditambah ruang untuk kebutuhan lain.
Untuk koleksi game yang besar, HDD eksternal 1 TB atau lebih bisa menjadi pilihan yang masuk akal.
Apakah sebaiknya semua game Steam dibackup?
Tidak harus.
Kalau koneksi internetmu cepat dan game hanya berukuran 10-20 GB, mengunduh ulang mungkin lebih praktis daripada menyimpan backup permanen.
Sebaliknya, game berukuran 100 GB atau lebih menjadi kandidat backup yang lebih masuk akal, terutama jika koneksi internet terbatas atau kuota menjadi pertimbangan.
Saya akan menggunakan prinsip sederhana:
Game kecil + mudah didownload ulang โ tidak wajib dibackup.
Game besar + sering dimainkan โ pertimbangkan backup.
Game dengan save penting โ backup save secara terpisah.
Game dengan banyak mod โ backup lebih lengkap.
Dengan cara ini, kamu tidak perlu memenuhi HDD dengan salinan seluruh library Steam.
Baca artikel ini juga yuk: 20 Game Balapan PC Ringan Terbaik: Sensasi Ngebut Tanpa Harus Upgrade PC
Apa yang harus dilakukan sebelum menghapus game Steam?
Sebelum memilih Uninstall, lakukan pemeriksaan singkat.
Pertama, pastikan save aman.
Cek Steam Cloud dan, kalau perlu, buat backup save secara manual.
Kedua, pastikan game memang boleh dihapus.
Kalau game berukuran 150 GB dan internetmu lambat, jangan menghapusnya hanya karena SSD sedang penuh sebelum memastikan kamu memiliki cara untuk mendapatkannya kembali dengan mudah.
Ketiga, backup mod jika digunakan.
Mod yang sudah dikonfigurasi dengan baik bisa lebih merepotkan untuk dipasang ulang daripada sekadar mengunduh game.
Keempat, pastikan backup benar-benar selesai.
Jangan mengandalkan notifikasi copy selesai saja. Buka folder tujuan dan periksa ukurannya.
Apa metode backup game Steam yang paling praktis?
Untuk kebanyakan pengguna, alurnya tidak perlu rumit:
1. Tentukan game yang benar-benar perlu diamankan.
2. Buka folder game melalui Steam.
3. Salin ke drive berbeda.
4. Backup save game secara terpisah.
5. Periksa Steam Cloud jika game mendukungnya.
6. Setelah yakin semuanya aman, baru hapus atau format drive lama.
Yang paling penting adalah poin nomor tiga dan empat: gunakan drive berbeda dan pisahkan backup file game dari backup save.
Kalau Windows di C: akan diformat, menyimpan backup di folder lain yang masih berada di C: tidak akan membantu.
Baca artikel ini juga yuk: 30 Game Perang PC Online Terbaik, Gamers Harus Coba!
Kesimpulan
Cara backup game Steam sebenarnya cukup sederhana: salin file instalasi game ke drive lain dan amankan save game secara terpisah. Folder game biasanya dapat ditemukan melalui Library โ Manage โ Browse local files, sehingga kamu tidak perlu menebak-nebak lokasinya.
Namun, backup game bukan berarti otomatis membackup progres permainan. Save bisa berada di lokasi berbeda dan sebagian game menggunakan Steam Cloud, sehingga keduanya perlu diperiksa sebelum reinstall Windows atau menghapus game.
Untuk game berukuran besar, menyimpan salinan di HDD atau SSD eksternal bisa menghemat waktu dan bandwidth karena kamu tidak selalu harus mengunduh seluruh game lagi. Sementara itu, untuk game kecil yang mudah diunduh ulang, backup mungkin tidak perlu dilakukan.
Kalau tujuanmu adalah reinstall Windows, pendekatan yang paling aman adalah backup game + backup save + pastikan Steam Library bisa dikenali kembali. Dengan begitu, kamu tidak sekadar menyimpan file game, tetapi juga menjaga progres yang sudah dimainkan.